Kenapa Kita Belum Mencapai Target? Inilah Solusinya

Pernahkah kita bertanya kenapa belum mencapai target?

Jika kita termasuk orang yang suka membuat target, tujuan, atau gol maka selamat untuk kita! Karena itu artinya kita sudah setengah jalan menuju sukses.

Bertindak untuk mewujudkan adalah setengah jalan berikutnya menuju sukses. Tapi tidak banyak orang yang cukup tangguh untuk melaluinya. Karena itulah hanya sedikit orang yang bisa mencapai sukses. Tapi justru karena hanya sedikit yang bisa maka semakin banyak yang menginginkannya. Betul?

Saya sudah menetapkan tujuan, tapi kenapa belum mencapai target?

Jika kita sekarang berpikir untuk melupakan dan menguburkan mimpi hanya karena merasa pencapaian hari ini masih jauh sekali dari target, sebaiknya tunda dulu niat itu. Karena pemenang tidak berhenti dan mengubur mimpi. Pemenang terus berani dan berkomitmen mewujudkan mimpinya walaupun sepertinya masih sangat jauh.

Namun sebaliknya para pecundang tidak pernah mencapai apapun dalam hidupnya. Pecundang takut untuk bercita-cita. Takut menetapkan tujuan dan takut berkehendak. Kalaupun ia berani menetapkan tujuan itu tidak akan tahan lama. Karena pecundang akan segera menguburkannya dan mencari alasan kenapa tujuan itu mustahil. Akhirnya ia pun melupakan mimpinya, dan berusaha meyakinkan semua orang untuk mengikuti dirinya. Menyerahkan masa depan pada orang lain dan berkata ini bukan passion saya.

Pilihan ada di tangan kita sepenuhnya. Mau ambil jalur pemenang yang penuh petualangan dan kejutan atau jalur pecundang yang penuh penyesalan dan alasan. Saya pun dulu begitu, mudah menyerah, ganti jalur, marah, menyalahkan, dan seterusnya. Tapi setelah mengetahui ternyata ada caranya supaya kita bisa tetap dalam jalur pemenang, maka saya dengan senang hati memilih menjadi pemenang.

Tertarik?

Begini caranya:

 

Tanya apa yang menghalangi langkah kita

Salah satu langkah mudah saat melakukan evaluasi tujuan kita adalah dengan bertanya pada diri sendiri, Apa yang menghalangi langkah kita? Apa yang bisa menjawab kenapa belum mencapai target?

Faktor apa yang menentukan kecepatan kita dalam mencapai tujuan? Bisakah kita mencapai itu hanya dengan mengembangkan kemampuan diri? Ataukah harus meminta bantuan orang lain?

Kemampuan untuk menemukan penghalang menunjukkan kematangan diri kita. Tindakan ini merupakan langkah besar dalam membangun kepercayaan diri.

Tapi menemukan saja tidak cukup. Gunakan kecerdasan dan segala kemampuan kita untuk mencari solusi. Bagaimana kita bisa melewati penghalang itu. Temukan lebih dari satu cara atau solusi. Kemudian pilih dari  sekian banyak pilihan itu yang mana yang paling memberikan manfaat untuk orang banyak, mudah dikerjakan, menyenangkan, murah, dan bahkan menghasilkan untuk kita.

 

Percaya diri adalah kunci

Saya sering memberikan tips ini pada banyak orang dan juga organisasi. Tapi ada saja yang berkata seperti ini, dok ini tidak semudah yang dokter Ruly bilang. Saya tidak bisa menemukan apa yang menghalangi, saya sudah coba semua solusi, tapi tetap saja saya tidak menemukannya.

Tapi ada juga sebagian dari orang-orang yang mengatakan sebaliknya. Wah, ini mudah sekali, kenapa saya gak kepikiran sebelumnya ya?

Apa yang membedakan keduanya?

Entahlah, tapi sepertinya kepercayaan diri sangat berpengaruh. Mereka yang lebih percaya diri memiliki pikiran yang lebih terbuka, mudah mengevaluasi diri, dan berusaha menemukan solusi. Sebaliknya mereka yang kurang percaya diri cenderung lebih mudah menyerah, mentok, cengeng, dan pintar menyalahkan juga cari alasan. Ekstrimnya mereka akan minta saya mencarikan masalah plus solusinya untuk mereka. Seolah masalah di dunia ini kurang banyak.

Tampaknya tingkat kepercayaan diri menentukan tingkat pencapaian kita. Karena jika kita cukup percaya diri kemungkinan besar kita akan mencoba segalanya untuk mencapai tujuan dan tidak menahan diri.

Kesuksesan menurut pakar statistik adalah hukum rata-rata atau peluang. Semakin sering dan semakin banyak yang dicoba, maka makin besar kemungkinan kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan.

Hal yang sama juga berlaku untuk kita. Dengan menetapkan tujuan, mencoba lebih banyak hal, dan menjelajahi lebih banyak peluang, kemungkinan sukses kita akan meningkat.

Ketika kita mencapai titik dimana kita sepenuhnya mempercayai diri kita, penghalang antara cita-cita dan kenyataan tidak akan mampu menghalangi.

Baca juga bagaimana cara memotivasi orang lain di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *